FLANGE BESI Jis 10k, ANSI, DIN
- Availability: In Stock
Jenis-Jenis Flange Menurut ANSI Dan Cara Membaca Stamp-nya

Flange besi/backing ring adalah suatu komponen yang fungsinya untuk menggabungkan antara dua pipa. Di mana dengan adanya katup agar menjadi satu kesatuan serta menggunakan baut untuk merekatkannya. Sehingga benda yang terpisah itu bisa menjadi satu untuk penggunaan tertentu.
Dengan menggunakan flange ini, maka pekerjaan Anda bisa lebih mudah. Khususnya untuk pemasangan pipa yang tekanan gasnya tinggi. Atau untuk sistem menyalurkan air yang memerlukan pipa panjang. Dengan alat inilah yang nantinya bertugas untuk menyatukan bagian-bagian tersebut.
Jenis-Jenis Flange Berdasarkan ANSI
American National Standards Institute (ANSI) merupakan lembaga yang mengawasi pengembangan standar suatu produk jasa, proses, sistem, serta personel di AS. Flange besi/backing ring sendiri terbagi ke dalam beberapa jenis berdasarkan ANSI. Jenis-jenis tersebut antara lain sebagai berikut.
- Flange Tipe Weldneck
Flange dengan tipe Weldneck ini memiliki bentuk seperti leher yang mengerucut serta mengecil di bagian ujungnya. Ujung yang kecil tersebut bertujuan agar bisa mengakomodasi pipa yang lebih kecil. Dengan begitu, hal ini bisa lebih memudahkan Anda. Jenis flange ini biasanya untuk pipa gas yang memiliki tekanan tinggi.
- Flange Tipe Threaded
Jika Anda lihat sekilas, maka jenis flange ini lebih mirip dengan bentuk gasket. Namun, aslinya flange jenis ini adalah flange yang bertipe ulir. Di mana penggunaannya untuk bisa mengkombinasikan beberapa bagian menjadi satu.
Sehingga, penyebutan untuk alat ini biasanya adalah sebagai penyambung pipa. Hal ini untuk menyambungkan pipa gas yang bertekanan tinggi. Yang mana harus terbuat dari bahan yang sangat tebal untuk bisa menahan gas tersebut.
- Flange Tipe Slip-on Dan Lap Joint
Untuk flange ini jika Anda lihat maka tidak akan berbeda jauh dari sisi bentuk dan fungsinya. Kedua alat ini berguna untuk menyatukan dengan pipa utama supaya kuat dan tidak terjadi celah antara sambungan pipa.
Karena jika sampai ada celah maupun kebocoran, maka kondisi ini akan sangat berbahaya dan menimbulkan kerugian. Dampaknya bisa mengenai alam hingga para pekerja yang nantinya bertugas memperbaiki pipa tersebut.
- Flange Tipe Soket
Tipe flange ini memiliki kemiripan dengan slip-on. Namun, di sisi bagian luarnya ada tahanan yang membuat pipa yang masuk tidak menjadi tembus.
- Reducing Flange
Jenis flange ini berfungsi untuk menyatukan pipa dengan diameter yang berbeda. Dengan alat ini, Anda bisa menyatukan secara lebih mudah.
- Blind Flange
Penyebutan blind flange karena posisinya yang menjadi penghalang terakhir dari pipa. Penggunaannya adalah untuk memblok aliran fluida yang menjadi saluran terakhir di bagian ini. Bahkan bagian ini adalah yang tergolong rentan karena tekanannya cukup tinggi.

Cara Membaca Flange
Setiap flange biasanya memiliki stamp di bagian sisinya sebagai bagian dari kaidah. Jika suatu saat Anda menemukan flange di lapangan, maka setidaknya Anda sudah bisa membacanya. Untuk membacanya, pastikan Anda sudah mengetahui setiap arti dari tulisan tersebut.
Sebagai contoh dalam flange besi/backing ring terdapat stamp dengan tulisan Tube-Turn 4” 150 RF .237 A105 AK yang penjelasannya adalah sebagai berikut.
- Tuber-Turn: tulisan ini adalah merek dari perusahaan yang membuat flange tersebut.
- 4”: ini adalah NPS yang berupa nominal pipe size dari flange yang bersangkutan.
- 150: angka ini berarti ratingnya.
- RF: kedua huruf ini berarti jenis dari face-nya.
- 237: inilah yang namanya nominal wall thickness of matching pipe.
- A105: bagian ini berarti material atau bahan pembuat dari flange tersebut.
- AK: kedua huruf ini merupakan heat kode.
Itulah beberapa jenis flange besi/backing ring berdasarkan ANSI yang perlu Anda ketahui serta cara membaca stamp-nya. Sehingga saat berhadapan langsung dengan flange, Anda pun sudah mampu untuk membacanya.

